Tuesday, April 26, 2016

Soto Gading 1, Soto Legendaris dari Solo

Saat berkunjung di Solo beberapa waktu lalu, saya sempat mencicipi berbagai olahan kambing di Marakez Cafe dan Resto untuk makan malam, dan paginya, menikmati kesegaran susu buah Sufruit saat jalan-jalan di CFD Jalan Slamet Riyadi.

Setelah selesai ber-CFD, si perut pun berteriak minta diisi. "Mau makan apa?"

Ya. Makan apa. Ini adalah pertanyaan paling sulit dijawab selain pertanyaan seseorang kepada gebetannya, "kita itu sebenernya gimana, sih?". Eh? Duh..

Untungnya, saya yang ditanya. Jadi tidak membutuhkan waktu lama saat mendapat pertanyaan tentang menu sarapan karena menu sarapan yang menduduki peringkat satu di kepala saya adalah: SOTO! Soto khas mana saja, saya suka. Mau daging ayam atau sapi, dua-duanya saya suka.
Seporsi soto gading 1.

Sunday, April 24, 2016

Sufruit, Cara Beda Menikmati Susu

Susu merupakan salah satu minuman dengan kandungan nutrisi terbaik untuk otot. Protein dalam susu terdiri dari 80% whey dan 20% kasein. Keduanya merupakan protein cepat karena whey dapat dengan cepat pecah menjadi asam amino dan terserap aliran darah. Sedangkan kasein yang proses pencernaannya lebih lambat, sangat cocok untuk menjadi nutrisi penyuplai yang dibutuhkan tubuh saat nutrisi dalam tubuh mulai habis. Namun beberapa ahli sempat memperdebatkan apakah susu benar – benar dapat melawan sistem kerja antibiotik dan membuat fungsi anti biotik tak bekerja. (Sumber: MensHealth)

susu buah naga.

Saturday, April 23, 2016

Sajian Timur Tengah ala Marakez Cafe dan Resto

Solo memiliki ragam kuliner yang sungguh menggoda, sama seperti kota tempat saya tinggal yaitu Semarang. Setiap melakukan perjalanan, tak hanya wisata alam, wisata industri, atau budaya yang ingin dilihat, ada juga wisata kuliner yang menggoda untuk dicicipi. Nah, saat saya berkunjung di Solo, saya sempat mencicipi tempat makan ala Timur Tengah yaitu Marakez Cafe dan Resto.

Foto: Marakez Cafe & Resto
Tempat makan ini yang berhasil membuat lidah dan hati saya bahagia, perut pun juga kenyang. Awalnya, saya sempat skeptis saat Mas Tayux dan Mbak DA - sepasang suami istri pesepada yang baik hati - mengajak saya makan di sini karena dari luar, resto ini nampak seperti rumah biasa. Tapi setelah masuk, wah! Rasanya nyaman sekali, sungguh homey. Di dinding sebelah kanan, tertempel gambar bagian-bagian tubuh kambing yang cukup besar. Kita juga akan disambut dengan alunan musik khas Timur Tengah.

Ada tiga bagian tempat yang bisa dipilih, yaitu ruang VIP, ruang biasa dan outdoor. Di dalam ruangan, terdapat banyak hiasan dinding bertema Timur Tengah. Sedang di luar ruangan, terdapat taman, ayunan dan kolam yang suara gemericik airnya menyenangkan. Karena suasana yang menyenangkan itulah, saya memilih duduk di luar ruangan. Untungnya, saat itu tidak terlalu ramai, jadi saya benar-benar menikmati suasananya.

Saturday, April 9, 2016

Setelah Usaha Ke-8

Sebagai manusia langka, eh bukan, maksud saya, sebagai manusia pemilik golongan darah yang langka yaitu AB, dari dulu saya ingin sekali menyumbangkan darah yang saya miliki.

Pertama kali usaha untuk donor saat saya duduk di bangku SMA, saat usia saya menjelang 18 tahun. Ternyata saya ditolak dengan alasan: berat badan saya kurang. Hahahaha. Tolong, jangan dibayangkan betapa kurusnya saya kala itu hingga tidak memenuhi standard minimal berat badan untuk donor, yaitu: 45 kg.

Usaha kedua dan ketiga, ketika saya duduk di bangku kuliah. Saat itu, berat badan saya mencukupi tetapi masih belum berhasil karena tekanan darah dan hemoglobin di bawah normal. Usaha keempat hingga selanjutnya, masih saja belum berhasil. Rata-rata karena tekanan darah rendah dan kadar hemoglobin kurang. Tekanan darah saya memang cenderung rendah, biasanya berada di angka 100/90. Pernah sampai 80/70. Karena untuk bisa mendonorkan darah, tekanan darah baik yaitu sistole 110-160 mmHg sedangkan diastole 70 - 100 mmHg. Untuk hemoglobin, baik perempuan maupun laki - laki minimal 12.5 gram. (sumber: bloodforlife)

Kantong darah. (sumber)

Thursday, March 17, 2016

Yuk Jadi Pengusaha Bersama KUDO

Internet dan teknologi memberikan kemudahan di zaman sekarang ini, termasuk kemudahan dalam berbelanja. Dengan satu kali “klik”, kita dapat berbelanja barang yang kita butuhkan. Meski demikian, tidak lantas membuat orang-orang mau dan berani berbelanja online. Bisa karena gagap teknologi alias gaptek, tidak memiliki kartu kredit, atau karena khawatir dengan sistem transfer uang dengan orang yang tidak dikenal. Terlebih isu-isu yang marak terjadi beberapa waktu lalu tentang penipuan belanja online, misalnya barang yang dikirim tidak sesuai pesanan. Ada juga yang memang tidak dikirim padahal sudah melunasi pembayaran.

Namun kini berbelanja online dapat dilakukan dengan mudah dan nyaman melalui KUDO, seperti yang disampaikan dalam talkshow bertajuk “Semua Bisa Jadi Pengusaha” yang diadakan oleh KUDO, Jumat (11/03), di Ibis Budget Hotel, Semarang.

Now Everyone Can Shop Online

Monday, March 14, 2016

Mengunjungi Omah Herborist Semarang

Semarang memiliki berbagai tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Mulai dari wisata sejarah, wisata religi bahkan wisata industri, seperti Omah Herborist yang bisa menjadi salah satu destinasi unik dari perjalanan wisata di Kota Semarang.


Untuk para wanita, pasti sudah tahu Herborist kan? Yup, ini adalah produk kecantikan dan perawatan tubuh herbal seperti feminine wash, lulur, body butter, aromatherapy, sabun, essential oil, dll. Herborist berangkat dari kearifan tradisi lokal. Sebuah pengalaman dalam memahami dan menggali warisan budaya dan kekayaan alam untuk kecantikan wajah Indonesia.

Jika selama ini kita hanya bisa menggunakan poduk-produk tersebut, kini kita juga bisa melihat langsung bagaimana proses produksinya. Edutrip mengelilingi pabrik diawali dengan melihat proses riset laboratorium. Lalu pengunjung akan diajak untuk mengenal berbagai tanaman herbal asli Indonesia melalui proses produksi, packaging sampai olahan produk jadi. Meskipun herbal, yang dipakai untuk produk Herborist adalah ekstraknya, bukan tanaman langsung.

Saturday, March 12, 2016

Nyicil Masa Depan dari Ultah Gandjel Rel

Minggu, (07/03), saya -blogger yang jarang update ini- diundang oleh teman-teman dari komunitas Gandjel Rel yang berulang tahun ke-1.

Gandjel Rel merupakan komunitas blogger di Semarang yang seluruh anggotanya adalah perempuan. Kebanyakan sudah ibu-ibu sih, tapi ada juga yang masih single kok. Jadi kalo saya gabung di Gandjel Rel, mungkin akan bertambah pula anggota yang single itu. Eh? Gimana gimana?

Nah, di perayaan ultah Gandjel Rel, ada satu tema menarik yang diangkat, bekerja sama dengan Manulife Asset Management Indonesia yaitu tentang Nyicil Masa Depan. Well, ini bukan tentang tips menggaet gebetan atau ngelamar anak orang. Tetapi membahas tentang investasi masa depan.

Ya, investasi.